BIOGRAFI SINGKAT GUBERNUR JAWA TIMUR


R. SOEWONDO RANOEWIDJOJO
1959 - 1963



R. Soewondo Ranoewidjojo menjadi gubernur Jawa Timur Periode (1959 -1963) menggantikan RT Milono. Adapun timbang terima dan pelantikan dilakukan pada tanggal 3 Desember 1959 di Surabaya.

Beberapa arsip yang ditemukan sebagai bukti pemerintahan menunjukkan bahwa kondisi sosial politik dan keamanan di Jawa Timur sudah membaik. Kasus yang tampak banyak mencuat pada masa itu adalah penyelewengan dan dugaan korupsi yang dilakukan oleh beberapa pejabat pemerintah, baik di tingkat propinsi maupun daerah. Kasus korupsi nampaknya banyak bermunculan pad a masa pemerintahan R. Soewondo.

Diawali dengan dugaan penyelewengan uang tunjangan oleh Camat Donomulyo. Masalah ini akhirnya sampai ke Badan Pengawas Kegiatan Aparatur Negara (BAPEKAN) yang kemudian melakukan pemeriksaan intesif. Masalah serupa juga muncul di Kabupaten Sampang, Madura. Bupati Sampang dituduh menyelewengkan berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, gula dan kain sehingga harga-harga kebutuhan tersebut melambung tinggi dan langka. Masalah ini terselesaikan berkat campur tangan gubernur Sowondo, Ketua BAPEKAN, Selo Soemardjan. Setelah mengadakan penelitian dan pemeriksaan secara langsung. Di samping itu di Sampang juga terdapat penyelewengan harga semen oleh Bupati Sampang. Beberapa instansi di daerah juga tak lepas dari pemeriksaan seperti BKIA, Pasar, pesanggrahan, jajasan, dll.

Berdasarkan Penetapan Presiden Nomor 6 tahun 1959 dan Penetapan Presiden Nomor 5 tahun 1960, beliau diangkat menjadai Wakil Ketua DPRD Tingkat I Jawa Timur, yang pada sa at itu ketuanya adalah Mochamad Wijono.

Salah satu bentuk pembangunan yang monumental pada masa kepemimpinannya adalah pembangunan Stadion Tambaksari pada tahun 1960.
(Detailnya ada pada buku PROFIL GUBERNUR JAWA TIMUR MASA 1945 -1967)

sumber http://www.arsipjatim.go.id