KRI DIPONEGORO-365 KEMBALI BERGABUNG DI AMO



12 Okt 2009


ARMATIM (12/10),- Setelah mengalami perbaikan selama sekitar tiga pekan di Galangan Kapal Hellenic (Hellenic Shipyard) Skaramanga Yunani, salah satu unsur Maritime Task Force (MTF) UNIFIL KRI Diponegoro-365 telah kembali bergabung bersama unsur-unsur lain di daerah operasi (Area Of Maritime Operations/AMO) Lebanon, Senin (5/10).


Kapal satu-satunya non-NATO yang telah hampir merampungkan tugasnya sebagai pasukan perdamaian ini (selama 6 bulan) memang sempat tidak dapat melaksanakan tugasnya di AMO bersama unsur-unsur lainnya akibat kerusakan teknis pada as propelernya.


Perbaikan membutuhkan waktu cukup lama untuk mengadakan perbaikan yang dilakukan oleh teknisi-teknisi handal Yunani termasuk dengan mendatangkan teknisi dari negara pembuatnya (negeri kincir Angin Belanda).


Sejak kembali memasuki daerah operasi terhitung pukul 11 malam tanggal 5 Oktober 2009, bertepatan dengan peringatan ke-64 Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke-64, KRI dengan Komandan Letkol Laut (P) Arsyad Abdullah melaksanakan hailing terhadap empat kapal kargo dan tanker.


Dengan demikian, jumlah keseluruhan kapal yang telah di-hail selama hampir enam bulan bertugas di AMO adalah sebanyak 591 kapal.


Sementara unsur-unsur yang masih tergabung sampai saat ini adalah kapal perang Jerman : FGS S77 Dachs, FGS S73 Hermelin, FGS Rhein dan sebagai kapal markas adalah FGS Schlewig-Holstein menggantikan kapal perang Itali Scirocco dengan commander task force RADM Juergen Mannhardt.


Unsur-unsur lain adalah kapal perang Italia (ITS Aviere), TCG Beykos (Turki) dan KRI Diponegoro-365. Ke depan masih akan bergabung dua kapal lagi dari Yunani yaitu HS Starakis dan HS Nikiforos.


Komandan Satgas Kontingen Garuda XXVIII A/UNIFIL Letkol Laut (P) Arsyad Abdullah berpesan, sehubungan dengan akan segera berakhirnya penugasan sebagai Satgas MTF 18 Oktober mendatang dan dengan bergabungnya kembali unsur-unsur MTF lainnya, agar menunjukkan yang terbaik khususnya Pos Informasi Tempur (PIT) dan Anjungan terutama pada saat melaksanakan latihan dengan kapal markas.


“Setiap item latihan harus disiapkan semaksimal mungkin. Tunjukkan yang terbaik dari sisa waktu yang ada”, ujarnya.


Seluruh ABK juga kembali melaksanakn tugasnya dengan penuh semangat dan suasana baru, karena sejak mengadakan perbaikan beberapa pergantian terjadi termasuk pejabat MTF dari RADM Rugiere De Biase dari Itali kepada RADM Juergen Manhardt dari Jerman.


“Saya senang bisa kembali berada di daerah operasi. Tidak ada sesuatu kendala yang dialami personel KRI Diponegoro dalam melaksanakan tugasnya kembali meski cukup lama tidak melaksanakan tugas tersebut akibat perbaikan, saya merasakan saat ini kapal markas bekerja lebih profesional”, ujar Letda Agung salah satu Perwira yang bertugas di PIT.


Sesuai rencana KRI Diponegoro-365 akan mengakhiri masa penugasannya pada 18 Oktober mendatang.


Pada 8 Oktober akan dilaksanakan medal parade yang akan diadakan pada saat kapal berlayar oleh Comannder Task Force (CTF) RADM Juergen Mannhardt. Sumber http://www.tni.mil.id