FORCE COMMANDER TINJAU PROYEK CIMIC KONTINGEN INDONESIA



08 Sep 2009


PUSPEN TNI (8/9),- Pejabat militer tertinggi misi PBB di Kongo, Letnan Jenderal Babacar Gaye hari Senin (7/9) waktu setempat meninjau proyek pekerjaan Kontingen Indonesia yang sedang merenovasi kantor Walikota Dungu-Negara Republik Demokratik Kongo. Tugas tersebut merupakan salah satu proyek Cimic (Civil Military Cooperation), yaitu salah satu bentuk kerjasama pasukan penjaga perdamaian PBB dengan masyarakat sipil dalam memberikan hal yang bermanfaat kepada komunitas dimana mereka bertugas.


Dalam kesempatan itu Jenderal Gaye memuji hasil kerja personel Indonesia yang dinilai sangat baik dan sangat berdampak positif pada upaya penciptaan stabilitas pemerintahan di Kongo. Menurut Force Commander, hal tersebut merupakan salah satu bentuk karya nyata Prajurit Zeni kepada masyarakat lokal. Sementara Komandan Satgas Kontingen Garuda XX-F, Mayor Czi Sugeng Haryadi Yogopranowo mengatakan bahwa hal tersebut sejalan dengan mandat pasukan yang dipimpinnya pada misi PBB, yaitu memberi bantuan Zeni kepada Monuc dalam upaya menciptakan perdamaian di Kongo serta dalam membantu konsep operasi Monuc di Kongo dengan membentuk pemerintahan yang kuat dan stabil. Mayor Sugeng juga menambahkan bahwa rencananya proyek Cimic tersebut akan selesai akhir bulan September. Dirinya berjanji bahwa bangunan Walikota akan dapat kembali operasional sebelum Kontingen Indonesia mengadakan rotasi/pergantian pasukan pada pertengahan bulan Oktober nanti.


Sebelum meninjau proyek Cimic Kontingen Indonesia, Force Commander juga berkesempatan mengunjungi camp batalyon Maroko serta lokasi camp badan-badan kemanusiaan PBB yang dibangun oleh Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen garuda XX-F. Jenderal bintang tiga tersebut juga sempat bertemu dengan komandan kontingen yang bertugas di Dungu, Milobs (military observers), petinggi FARDC (tentara nasional Kongo), pejabat badan-badan kemanusiaan PBB serta pejabat sipil staf PBB di Dungu. Dalam pertemuan tersebut Force Commander membahas perkembangan situasi keamanan terkini wilayah Dungu serta membahas proses pendistribusian bahan makanan serta obat-obatan yang dilakukan oleh badan-badan kemanusiaan PBB kepada masyarakat di wilayah perbatasan Negara Kongo dengan Sudan.


Force Commander berpesan kepada personel peleton Zeni konstruksi yang bertanggung jawab atas proyek renovasi agar bangunan tersebut dipertahankan sesuai bentuk aslinya yang bergaya arsitektur Eropa. Secara khusus Jenderal Gaye meminta agar setiap jendela dan lubang yang ada, khususnya dibagian atas bangunan diberi kawat ram agar tidak ada hewan yang masuk dan bersarang disana. Sebelumnya diketahui bahwa kantor Walikota telah beberapa tahun menjadi rumah bagi ribuan kelelawar sehingga menimbulkan bau yang sangat tidak sedap disamping kekhawatiran akan menimbulkan penyakit bagi masyarakat sekitar.


Dalam kesempatan itu Force Commander juga sempat berbincang dengan personel Satgas yang tengah bertugas merenovasi kantor Walikota. Dalam suasana penuh keakraban Force Commander berjanji akan datang pada pesta pernikahan personel Satgas Garuda di Indonesia asalkan dirinya diundang.