PENGARAHAN GUBERNUR AKMIL SEBELUM CUTI LEBARAN



Oleh : Akmil 18-Sep-2009, 07:36:33WIB
Gubernur Akmil, Mayjen TNI Sabar Yudo Suroso memberikan Pengarahan kepada seluruh Staf dan Taruna Akmil. Kegiatan Pengarahan tersebut dilaksanakan setelah Pelaksanaan Apel Upacara 17an, di lapangan Pancasila, di mana Gubernur Akmil bertindak selaku Inspektur Upacara, pada event tersebut. Pengarahan yang memang sudah terjadwal itu diberikan kepada Staf dan Taruna Akmil di tempat yang berbeda. Pengarahan pertama diberikan Kepada Taruna Akmil di Mess Hall Husein, Akmil.
Gubernur Akmil Dalam Pengarahannya kepada para Taruna menyampaikan bahwa kegiatan cuti ini adalah kegiatan dinas, dimana para Taruna harus dapat menguji dan mengukur tingkat kedewasaan, kemampuan dalam mengendalikan diri untuk mematuhi semua norma dan aturan yang berlaku, baik di lingkungan Prajurit maupun masyarakat. Selama cuti lebaran ini sekitar 1 minggu (17/9 s.d 23/9) diharapkan agar para Taruna dapat menggunakan waktu tersebut untuk silahturahmi kepada orang tua dan sanak saudaranya, dengan tetap memperhatikan, menjaga dan mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan. Gubernur mengingatkan kepada para Taruna agar dapat memelihara kondisi mental, fisik dan kesehatan untuk menghadapi kegiatan setelah kembali cuti, terutama latihan Widya Yuda(25/9) dan Kegiatan 5 Oktober di Jakarta.
Setelah kepada taruna Akmil, selanjutnya Mayjen TNI Sabar Yudo Suroso juga memberikan pengarahannya kepada seluruh Stafnya di Gd. Lili Rohly terkait mengenai pelaksanaan cuti lebaran bagi staf Akmil yang dibagi menjadi dua (2) gelombang, 17/9 s.d 21/9 (gel I) dan 21/6 s.d 24/9 (gel II) dan pengarahan tentang jaringan teroris (terrorism network).
Gubernur menekankan kepada seluruh staf dan taruna yang cuti agar dilengkapi dengan ketentuan dan identitas sesuai yang berlaku di lingkungan TNI dan masyarakat pada umumnya. Selain itu juga ditegaskan agar selama cuti lebaran tersebut seluruh staf dan taruna tidak melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan suatu pelanggaran.
Sehubungan dengan masalah-masalah terorisme (Terrorism Matters) diharapkan agar seluruh staf waspada dan tahu terhadap bahaya dan ancaman terorisme, serta rekrutmennya, sehingga dapat berpartisipasi membantu POLRI untuk mencegah berkembangnya terorisme di Indonesia. Gubernur juga mengingatkan agar seluruh staf Akmil selalu memberikan pengarahan terutama kepada Keluarga dan lingkungannya tentang anti Terorisme, dampak negatif dan bahaya aksi terorisme tersebut bagi Bangsa dan Negara.
Mengucapkan, "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430H, Mohon Maaf Lahir dan Batin". (Keluarga Besar Akademi Militer). Sumber www.tniad.mil.id